Beda Jenis Koi, Beda kebutuhan Ideal TDS-nya??

Dalam pemeliharaan koi, Total Dissolved Solids (TDS) memang menjadi parameter krusial yang mempengaruhi kualitas warna dan pertumbuhan. Secara umum, standar ideal untuk kolam koi berada di rentang 50–150 ppm, namun jenis varietas tertentu memiliki "titik manis" yang berbeda untuk memunculkan potensi warnanya.
Berikut adalah referensi pembagian jenis koi berdasarkan kadar TDS yang optimal:
1. TDS Rendah (50 – 100 ppm): Fokus pada Kualitas Shiroji dan Beni
Air dengan TDS rendah (sering disebut soft water) cenderung lebih bersih dari mineral agresif, yang sangat menguntungkan bagi koi dengan dominasi warna merah dan putih.
Varietas Cocok:
Kohaku: TDS rendah menjaga warna putih (Shiroji) tetap bersih dan jernih, serta membuat warna merah (Beni) terlihat lebih cerah dan elastis.
Tancho: Sama seperti Kohaku, kebersihan warna putih sangat krusial di sini.
Shiro Utsuri (Tahap Pertumbuhan): Untuk menjaga kulit putih yang "bersalju".
Efek: Pada air lunak, warna merah cenderung berkembang dengan tekstur yang halus dan tidak mudah pecah.
2. TDS Sedang hingga Tinggi (150 – 250+ ppm): Fokus pada Kualitas Sumi
Air dengan TDS lebih tinggi (sering disebut hard water) biasanya mengandung kalsium dan magnesium yang membantu pigmen hitam (Sumi) muncul lebih pekat dan stabil.
Varietas Cocok:
Showa Sanshoku: Berbeda dengan Sanke, Showa memiliki dasar hitam. TDS yang sedikit lebih tinggi membantu Sumi muncul lebih kuat dan solid.
Shiro Utsuri (Tahap Finishing): Banyak pemelihara menaikkan mineral secara bertahap untuk memadatkan warna hitam agar terlihat seperti tinta pekat.
Kumonryu & Matsuba: Jenis koi dengan pola metalik atau hitam dominan biasanya lebih stabil di TDS yang tidak terlalu rendah.
| Varietas | Rentang TDS Ideal | Fokus Utama |
| Gosanke (Kohaku) | 50 – 100 ppm | Kecerahan Beni & kebersihan Shiroji |
| Gosanke (Sanke) | 80 – 120 ppm | Keseimbangan antara merah dan titik hitam |
| Gosanke (Showa) | 120 – 180 ppm | Kekuatan dan kepekatan pola Sumi |
| Utsurimono | 150 – 200 ppm | Memadatkan pigmen hitam agar finish sempurna |
Komentar
Posting Komentar